Tahun Ajaran Baru, SMAN 1 Pacitan Miliki 2 Program Inovatif,Apa Saja

Adi Supratikto Kepala Sekolah SMA Negri 1 Pacitan

Sinergitasnews.com | Pacitan - Pada tahun ajaran 2022/2023 SMA Negri 1 Pacitan memenuhi target pagu yang ditentukan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Pacitan dan Dinas Pendidikan Provinsi, bahkan di tahun ini banyak calon siswa yang tidak bisa masuk di Sekolah yang lebih terkenal SMA 271 tersebut.

Kepala Sekolah SMA Negri 1 Pacitan Adi Supratikto mengatakan jika sekolah yang ia pimpin tersebut pada tahun ini memenuhi pagu ya g di tentukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, bahkan banyak siswa yang ingin bersekolah di SMA yang pernah di enyam oleh Persiden RI ke 6 tersebut.

"Alhamdulillah dari 9 kelas yang disediakan mendapatkan suswa sebanyak 288 orang, Dan hal ini masih sama dengan tahun lalu,"ujar Kepala sekolah saat di temui pewarta di ruang kerjanya, Rabu (20/07/2022).

Sementara untuk di SMA tersebut mengutamakan pendidikan yang bermutu sehingga para siswa nantinya bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan siap bersaing dengan siswa SMA lainnya.

"Sesuai karekteristik pendidikan SMA lebih fokus pada mutu pendidikan yang lebih unggul,agar siswa yang lulus dari sini bisa melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi melalui jalaur SNMPTN maupun SBMPTN,"jelasnya.

Selain itu di masa kepemimpinan nya ada beberapa inovasi yang akan di kembangkan dan mengugah pada era paska pandemi ini dengan meningkatkan prestasi akademik serta non akademik dengan program "One Company One a Cipmene" dan kewirausahaan digital dengan nama "Technopreneur".

"Jadi salah satu program yaitu sebuah komunitas,kelas,ekstra atau unit study itu satu penghargaan atau piala,serta program kedua adalah pengunaan media sosial dan teknologi elektronik yang bersifat positif dan menghasilkan, seperti contohnya adalah Esport,selain mendapatkan penghargaan juga mendapatkan hadiah yang besar,"jelasnya.

"Kemudian di bidang digital lainnya yang sangat bermanfaat adalah bidang "Agripreneur" atau pertanian dengan basis teknologi serta pengembangan pasar online atau koprasi siswa berbasis teknologi,"tambahnya.

Dengan banyaknya minat siswa yang akan bergabung di SMA Negri 1 Pacitan tersebut, Adi berharap kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur agar di tahun depan bisa menambah jumlah pagu untuk sekolah tersebut yang sudah beberapa tahun ini adalah 288 siswa.

"Kami berharap tahun depan ada penambahan pagu siswa, karena banyaknya minat masyarakat yang ingin menyekolahkan di SMA kami dan ternyata tidak bisa masuk dan bersekolah di sini, karena untuk jalur zonasi saja sudah lebih dari 80 persen sehingga bagi yang di luar zonasi sangat sedikit yang bisa masuk,"harapnya.(tyo)

Posting Komentar

0 Komentar