KONI Kabupaten Kediri Berharap Ada Sanksi Bagi Cabor Wushu Sanda Yang Mengirim Atlit Palsu/ Joki


Sinergitasnews.com | JEMBER - Pertandingan olah raga yang lebih menitik beratkan  pada prestasi dengan kejujuran, sportifitas, dan fair play, ternyata ada yang ingin memaksakan untuk menjadi juara dengan menalsukan atlit yang sudah terdaftar alias menggunakan joki. 

Seperti yang terjadi pada cabang olah raga Wushu Sanda, surat keberatan dari Ketua KONI Kabupaten Kediri pada Ketua PB Porprop VII Jatim, per tanggal  23 Juni 2022 ber nomer B/265/VI/2022/ KONI/Kab.Kdr yang di tandatangani Dedi Kurniawan S Pd. 

Isi dari surat keberatan tersebut adalah dengan ditemukan 10 atlit Wushu Sanda dari Kabupaten Pasuruan yang tidak sesuai antara data terverifikasi dengan  kenyataan atlit, alias ditengarai adanya joki. 


Ketua KONI Kabupaten Kediri memohon kepada PB Porprop Jatim VII, antara lain ; memberikan sanksi diskualifikasi atlit tersebut dalam Porprop VII 2022 di Jember, memberikan sanksi kepada official yang telah membawa kontingen tersebut, memberikan sanksi kepada daerah yang telah mengirimkan atlit tersebut. 

"Saat pertandingan berlangsung, beberapa official dari berbagai Kabupaten / kota telah mengajukan protes terhadap wasit, terkait ditengarai adanya joki, sehingga pertandingan menjadi molor, " jelas salah satu official yang tdk mau di sebut namanya. 

Hingga berita ini di turunkan, Ketua PB Porprop VII Jatim, belum berhasil di konfirmasi . ( lik/ali)

Posting Komentar

0 Komentar